Multicursor - Busy

FRDSHARE6 By Farid Ardiansyah

Sepiro gedene sengsoro yen tinompo amung dadi cobo.

FRDSHARE6 by Farid Ardiansyah

" Sopa wonge bisa ngolah pikire, Bisa ngolah donyane... Sopa wonge bisa ngolah 'rasa' atine, Bisa ngolah uripe....!!!.

Showing posts with label komputer jaringan. Show all posts
Showing posts with label komputer jaringan. Show all posts

Monday, April 1, 2013

jenis pengkabelan dalam jaringan komputer

Jenis Pengkabelan Dalam Jaringan Komputer - Apa itu jaringan komputer? jaringan komputer adalah suatu jaringan yang menghubungkan dua atau lebih komputer yang dapat saling berbagi pakai dengan bantuan protokol untuk saling terhubung satu sama lain.kabel yang paling populer digunakan saat ini adalah kabel jenis UTP.

untuk menggunakan kabel UTP itu sendiri memiliki aturan untuk tiap fungsi yang diinginkan. dalam pengkabelan terdapat 3 jenis pengkabelan yang digunakan dalam jaringan komputer. namun secara umum hanya ada dua saja namun saya juga akan mengangkat jenis pengkabelan yang jarang terkuat di publik.

Jenis-jenis pengkabelan dalam jaringan komputer meliputi:
Straight-Through Over
kabel Stright adalah jenis pengkabelan dengan teknik pemasangan yang lurus, dalam segi penggunaan, kabel stright biasanya digunakan untuk menghubungkan perangkat hub/switch ke komputer-komputer yang terhubung kedalam satu jaringan. penggunaan kabel stright pada dasarnya menghubungkan perangkat-perangkat yang berbeda seperti menghubungkan komputer ke hub/switch atau switch ke router dan perangkat-perangkat yang berbeda lainnya.
Cara pemasangan kabel stright yaitu seperti pada gambar dibawah ini:
Jenis Pengkabelan Dalam Jaringan Komputer - Straight trough over
Setelah melihat urutan pengkabelan diatas dapat disimpulkan bahwa untuk jenis pengkabelan Stright itu pemasangannya berurut sehingga dalam segi pemasangan kabel Strigh sangan mudah untuk dipasang.
Cross Throgh Over
Jenis Pengkabelan Dalam Jaringan Komputer - Cross trough over
Kabel Cross adalah kabel yang digunakan untuk menghubungkan perangkat yang sama dalam satu jaringan, misalnya menghubungkan dari satu komputer ke komputer lainnya, atau menghubungkan hub-1 ke hub-2. dalam segi pemasangan kabel, kabel ini sedikit lebih sulit dibandingkan dengan pengkabelan jenis Stright. karena kabel pada pin 1-2-3-6 pada sisi-1 disilangkan dengan pin 3-6-1-2 di sisi-2. untuk lebih jelasnya perhatikan gambar berikut ini:
Roll Through Over
Jenis Pengkabelan Dalam Jaringan Komputer - Roll Trough Over 
Roll Through over atau yang biasa disebut dengan nama Roll over adalah jenis kabel yang digunakan untuk menghubungkan komputer dengan Router manageble seperti cisco, mikrotik, dan router lainnya. penggunaan kabel ini biasanya hanya digunakan untuk melakukan konfigurasi terhadap console OS router tertentu. untuk pemasangan kabel jenis ini pemasangannya dilakukan secara terbalik, dimana urutan warna terbalik dai ujung 1 hingga ujung 2 untuk lebih jelasnya perhatikan gambar berikut ini:
Setelah melihat urutan diatas dapat disimpulkan bahwa pengkabelan jenis ini adalah pengkabelan yang sudah jarang digunakan, karena peralatan router saat ini sudah menggunakan teknolohi terbaru yang memungkinkan konfigurasi router diluar jaringan.

Dasar-dasar jaringan komputer


Dasar Jaringan Komputer

Dasar Jaringan Komputer | Pengertian LAN, MAN dan WAN
Dasar Jaringan Komputer | Pengertian LAN, MAN dan WAN - Jaringan Komputer adalah sekumpulan komputer atau perangkat-perangkat yang saling terhubung dalam satu kesatuan sehingga membentuk sebuah jaringan yang disebut sebagai jaringan komputer.

Ciri-ciri dari suatu jaringan yaitu terhubungnya 2 atau lebih komputer dengan media transmisi yang disertai dengan Protokol Jaringan. sesuai dengan ruang lingkup jaringan, jaringan dibagi menjadi 4 jenis yaitu sebagai berikut.

PAN (Personal Area Network)
PAN (Personal Area Network)Personal Area network mungkin jarang pembaca dengan namun ini adalah salah satu jenis jaringan, PAN sendiri merupakan suatu jaringan yang menghubungkan antara suatu perangkat dengan perangkat lain, personal area network ini hanya sebatas personal saja seperti menghubungkan komputer dengan perangkat bluetooth, atau menghubungkan Mouse wireless dengan perangkat komputer.
Sesuai dengan ruang lingkupnya hanya sebatas personal, berarti ketika perangkat terhubung dengan jaringan PAN, maka pengguna yang dapat mengontrolnya hanya sebatas personal saja, atau hanya kepada satu pengguna.   Jaringan PAN saat ini sudah jarang digunakan, dikarenakan perkembangan teknologi informasi yang semakin berkembang sehingga menyebabkan posisi PAN sebagai jenis jaringan komputer yang sesuai dengan ruang lingkupnya sudah mulai tergeser atau bahkan sudah dilupakan oleh pembaca.
LAN (Local Area Network)
LAN (Local Area Network)Local Area network adalah jaringan komputer yang hanya mencakup wilayah yang kecil namun masih lebih besar dibandingkan dengan PAN, LAN biasanya hanya mencakup dalam satu ruangan saja. teknologi pada lan saat ini menggunakan teknologi IEEE 802.3 Ethernet dengan menggunakan Perangkat Hub/Switch sebagai terminal penghubung dari satu komputer dengan komputer yang lainnya.

kecepatan Transfer untuk LAN sendiri cukup tinggi yaitu dari 10, 100, hingga 1000 Mbps. perangkat lain yang juga bisa digunakan untuk membentuk suatu jaringan Lan yaitu dengan jaringan nirkabel (jaringan tanpa kabel) dengan teknologi IEEE 802.11b.

MAN (Metropolitan Area Network)
Metropolitan Arean network yang disingkat dengan MAN merupakan Jaringan komputer yang ruang lingkupnya jauh lebih besar dibandingkan dengan LAN dan PAN, ruang lingkup dari MAN yaitu dapat mencakup dari satu kota ke kota lainnya, jaringan ini merupakan gabungan dari beberapa jaringan lan yang saling terhubung menjadi satu kesatuan sehingga disebut dengan MAN.

Jangkauan dari Jaringan MAN antara 10-50 km. Jaringan ini biasanya menghubungkan antar kantor-kantor dalam satu kota atau luar kota. dengan jarak antara 10-50 km yang dapat berbagi hingga beberapa instansi dalam satu kota atau bahkan dengan kota lain. dengan jaringan ini biasanya juga digunakan oleh instansi pemerintahan untuk menghubungkan satu kota dengan kota lain.
WAN (Wide Area Network)
Wide Area Network Yang biasa disingkat dengan nama WAN merupakan jaringan dengan ruang lingkup paling besar dibandingkan dengan PAN, LAN, dan MAN. dimana dengan jaringan WAN komunikasi dapat dilakukan dari satu negara ke negara lain. WAN digunakan untuk menghubungkan jaringan lokal yang satu dengan jaringan lokal yang lain, sehingga pengguna atau komputer di lokasi yang satu dapat berkomunikasi dengan pengguna dan komputer di lokasi yang lain.

Layer OSI dan fungsinya

Mengenal 7 Layer OSI dan Fungsinya ~ Dalam jaringan Komputer dikenal istilah Layer OSI, Layer OSI ini merupakan Sebuah standar komunikasi yang diterapkan dalam Komunikasi Komputer, OSI yang merupakan Kepanjangan dari Open System Interconnection merupakan Kumpulan Layer-layer yang tidak saling bergantung namun saling berkaitan satu sama lain.
Model OSI ini dibentuk karena pada awalnya dimana IBM dan DEC membuat alat Komunikasi yang berbeda sehingga kedua perangkat dari perusahaan yang berbeda ini tidak dapat saling berkomunikasi. Oleh karena itu, OSI dibentuk agar semua perangkat Komunikasi data dapat menerapkan standar penggunaan komunikasi sehinga tidak terjadi diskomunikasi diantara perangkat-perangkat tersebut.
OSI terdiri dari 7 Layer atau 7 Lapisan yang terdiri dari :
  1. Application
  2. Presentation
  3. Session
  4. Transport
  5. Network
  6. Datalink
  7. Physical
Fungsi-Fungsi Layer OSI
Application (layer 7)
layer Application Berfungsi sebagai antarmuka dengan aplikasi fungsionalitas jaringan, mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan, dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan.
Presentation (Layer 6)
Layer Presentation adalah layer yang bertanggung jawab dalam memberiksn layanan penyajian format data untuk aplikasi-aplikasi pada layer application agar tidak terjadi pertukaran data yang tidak diinginkan antara aplikasi satu dengan yang lainnya.
Session (Layer 5)
Layer Session Berfungsi dalam menetapkan, mengelola, dan mengakhiri sesi antara dua host berkomunikasi. Layer ini memberikan layanan ke lapisan presentation. hal ini juga mensinkronkan dialog antara lapisan presentasi dua host dan mengelola pertukaran data mereka.
Transport (Layer 4)
Layer transport Berfungsi untuk memecah data kedalampaket-paket data serta memberikan nomor urut ke paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi tujuan setelah diterima.
Network (Layer 3)
layer Network Berfungsi untuk mendefinisikan alamat-alamat IP, membuat Header untuk paket-paket, dan kemudian melakukan routing melalui internetworking dengan menggunakan router dan switch layer 3
Datalink (Layer2)
Layer Datalink Berfungsi untuk memberikan pengalamatan fisik dalam hal ini berlawanan dengan pengalaman logis, merubah data menjadi frame dan melakukan flow control pada pengiriman data.
Physical (layer 1)
Layer Physical berfungsi untuk mendefinisikan media transmisi jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitktur jaringan topologi dan pengabelan.

Alat yang di butuhkun untuk membuat jaringan WIFI

Berikut adalah Alat-alat Yang Dibutuhkan untuk Membuat Jaringan Wifi, seperti Access Point, Antena Omni, Box Access Point, Kabel Pigtail/Kabel Jumper, POE (Power Over Ethernet), Kabel UTP/STP, Penangkal Petir (Lightning Arrester), Tower.

1. Access Point
Fungsi Access Point ibaratnya sebagai Hub/Switch di jaringan lokal, yang bertindak untuk menghubungkan jaringan lokal dengan jaringan wireless/nirkabel para client/tetangga anda, di access point inilah koneksi internet dari tempat anda dipancarkan atau dikirim melalui gelombang radio, ukuran kekuatan sinyal juga mempengaruhi area coverage yang akan dijangkau, semakin tinggi kekuatan sinyal(ukurannya dalam satuan dBm atau mW) semakin luas jangkauannya.

2. Antena Omni
Untuk memperluas coverage area hingga beberapa Kilometer, anda memerlukan antena omni eksternal, meski ketika anda membeli access point sudah dilengkapi antena omni, namun belumlah cukup karena hanya berkekuatan sekitar 3-5dB, untuk memperluas area jangkauannya, anda memerlukan antena Omni eksternal, yang rata-rata berkekuatan 15dB. Antena Omni ini memiliki pancaran atau radiasi 360 derajat, jadi cocok bisa menjangkau client dari arah mana saja.

3. Box Access Point
Untuk melindungi access point anda, maka diperlukan pelindung berbentuk kotak, bisa terbuat dari plastik atau plat besi, rata-rata kotak ini sudah dilengkapi dengan kunci pengaman, dan box ini memang harus diletakkan persis di bawah antena.

4. Kabel Pigtail/Kabel Jumper
Kabel Pigtail atau kabel jumperl diperlukan untuk menghubungkan antara antena omni dengan dengan access point, perhatikan panjang maksimal yang diperlukan hanya 1 meter, selebih dari itu anda akan mengalami degradasi sinyal(loss dB) Pada kedua ujung kabel terdapat konektor dimana type konektor disesuaikan dengan konektor yang melekat pada access point anda.

5. POE (Power Over Ethernet)
Agar kabel listrik tidak dinaikkan ke atas untuk “menghidupkan” access point maka anda memerlukan alat “POE” ini yang fungsinya mengalirkan listrik melalui kabel ethernet atau kabel UTP/STP, dengan alat ini maka anda tidak perlu repot-repot lagi mengulur kabel listrik ke atas tower, lebih praktis dan hemat.

6. Kabel UTP/STP
Meski namanya perangkat wireless, namun peranan kabel juga diperlukan, kabel UTP/STP ini diperlukan untuk menghubungkan antara access point dengan jaringan kabel pada LAN lokal anda, jadi di bawah dia bisa ditancapkan ke komputer Gateway/Router atau ke Hub/Switch, pilihlah kabel UTP/STP yang berkualitas baik guna meningkatkan kualitas arus listrik yang dilewatkan melalui POE.

7. Penangkal Petir (Lightning Arrester)
Sebagai pengaman dari petir maka anda memerlukan alat ini yang berfungsi menyalurkan kelebihan beban listrik saat petir menyambar ke kabel pembumian(grounding), komponen ini dipasang pada kabel jumper antara perangkat access point dengan antena eksternal. Grounding untuk penangkal petir umumnya ditanam dengan batang tembaga hingga kedalaman beberapa meter sampai mencapai sumber air. Ingat grounding yang kurang baik akan menyebabkan perangkat wireless tetap rentan terhadap serangan petir.

8. Tower
Guna mendapatkan jangkauan area coverage yang maksimal, anda perlu menaikkan antena omni eksternal ke tempat yang tinggi agar client WLAN anda bisa menangkap sinyal radio anda dengan baik.

PERANGKAT CLIENT WLAN :
  1. Pada sisi client, untuk menangkap sinyal dari “antena omni” anda maka perangkat client sbb : Untuk Client yang jaraknya dari tempat pemancar kurang dari 1 KM, lebih ekonomis jika menggunakan wajan bolic, dimana pada perangkat tersebut biasanya sudah dilengkapi dengan USB Wifi, yang disambungkan dengan kabel UTP plus kabel extended USB, jadi langsung anda bisa menancapkannya ke komputer.
  2. Apabila jarak client lebih dari 1 KM, anda membutuhkan 2 perangkat, pertama, access point dan kedua antena eksternal pengarah atau type grid untuk menangkap sinyal dari pemancar anda. Berikut rekomendasinya :
  • Jarak 0-1 KM, pakailah wajan bolic lebih ekonomis
  • Jarak 1-2 KM, Akses poin merk Edimax/Minitar/Linksys, antenanya anda bisa pakai Yagi atau Backfire
  • Jarak 2-3 KM, Akses poin merk Edimax/Minitar/Linksys, antena Grid 24db
  • Jarak 3-10 KM. Akses poin merk Senao SL2611/Mikrotik, antena Grid 24db
  • Jarak 10 KM lebih, Akses poin merk Senao ECCB3220/Mikrotik, antena Grid 24db

 
Bagikan